Jumat, 29 April 2011

Keberkahan Hidup Ummat Akhir Zaman.

Allah berfirman :
إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِّلْعَالَمِينَ
Artinya : Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.(QS Ali Imran 96).
Sebelum adanya bangunan atau rumah di dunia ini, maka pertama kali Allah melalui Malaikat Jibril ‘alaihis salam membangun Masjid/Ka’bah. Tujuan dibangunnya Ka’bah adalah :
1.       Sebagai tempat ibadah bagi manusia
2.       Sebagai sumber keberkahan bagi manusia
3.       Sebagai sumber hidayah begi seluruh alam
Keberkahan erat hubungannya dengan masjid dan erat pula hubungannya dengan hidayah. Orang yang hidupnya berkah adalah orang yang mendapat hidayah atau sebaliknya bahwa orang yang mendapat hidayah pasti hidupnya diberkahi oleh Allah. Mustahil hidup seseorang akan berkah jika tidak mendapat hidayah atau tak ada hubungannya dengan masjid. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kepada ummat akhir zaman, bagaimana cara mencari keberkahan dalam hidup. Perbedaan rizki orang kafir dan orang beriman berbeda. Orang kafir mencari rizki sebanyak-banyaknya/kwantitas, sedangkan orang beriman mencari rizki secara kualitas yaitu yang mendatangkan keberkahan. Suatu rizki dikatakan berkah jika mencukupi dalam kehidupannya, digunakan untuk taat/ibadah kepada Allah dan memberikan manfaat kepada orang lain. Usahanya orang beriman dan orang kafir berbeda. Jika orang kafir menambah waktu, tenaga, modal, fikir dan sebagainya dalam rangka untuk menambah rizkinya, tetapi orang beriman disamping bekerja mencari rizki juga memperbaiki amalan masjid untuk mendatangkan keberkahan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar